Depresi Masalah Asmara, Polisi Gagalkan Aksi Pria Lompat dari Flyover Kiaracondong
26 March 2026
5 Kali Dibaca
3 Menit Baca
BANDUNG, kabarberita.asia – Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung sukses mencegah aksi nekat seorang pria yang hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan layang (flyover) Kiaracondong, Kota Bandung. Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan bahwa pria nekat berinisial A itu telah berhasil dievakuasi dengan selamat dan kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarganya.
"Awalnya Tim Prabu II menerima laporan dari saksi mata di lokasi yang melihat ada seseorang diduga kuat akan melakukan percobaan bunuh diri. Tim kami langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati yang bersangkutan sudah berada di pinggir jembatan," jelas Sumartono saat dikonfirmasi di Bandung, Kamis.
Pendekatan Persuasif dan Motif Percintaan
Setibanya di lokasi, petugas kepolisian tidak gegabah. Mereka melakukan pendekatan secara persuasif dan mengajak pria tersebut berdialog. Berkat kesabaran petugas, pria tersebut akhirnya luluh dan berhasil dievakuasi dari area berbahaya menuju Polsek Kiaracondong untuk ditenangkan.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas piket, terungkap alasan di balik aksi nekat pemuda tersebut. "Pria berinisial A itu membenarkan bahwa dirinya bermaksud melakukan percobaan bunuh diri dikarenakan depresi akibat masalah percintaan," tambah Sumartono.
Sebelumnya, detik-detik menegangkan di flyover Kiaracondong ini juga sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pria mengenakan hoodie putih berdiri di tepi luar jembatan. Warga sekitar yang panik terdengar berusaha keras membujuknya agar tidak melompat, sembari berteriak meminta bantuan kepada para pengendara yang tengah melintas.
Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan bahwa pria nekat berinisial A itu telah berhasil dievakuasi dengan selamat dan kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarganya.
"Awalnya Tim Prabu II menerima laporan dari saksi mata di lokasi yang melihat ada seseorang diduga kuat akan melakukan percobaan bunuh diri. Tim kami langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati yang bersangkutan sudah berada di pinggir jembatan," jelas Sumartono saat dikonfirmasi di Bandung, Kamis.
Pendekatan Persuasif dan Motif Percintaan
Setibanya di lokasi, petugas kepolisian tidak gegabah. Mereka melakukan pendekatan secara persuasif dan mengajak pria tersebut berdialog. Berkat kesabaran petugas, pria tersebut akhirnya luluh dan berhasil dievakuasi dari area berbahaya menuju Polsek Kiaracondong untuk ditenangkan.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas piket, terungkap alasan di balik aksi nekat pemuda tersebut. "Pria berinisial A itu membenarkan bahwa dirinya bermaksud melakukan percobaan bunuh diri dikarenakan depresi akibat masalah percintaan," tambah Sumartono.
Sebelumnya, detik-detik menegangkan di flyover Kiaracondong ini juga sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pria mengenakan hoodie putih berdiri di tepi luar jembatan. Warga sekitar yang panik terdengar berusaha keras membujuknya agar tidak melompat, sembari berteriak meminta bantuan kepada para pengendara yang tengah melintas.
Bagikan Artikel Ini: