Tragedi Danau Singkarak: Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam
25 March 2026
4 Kali Dibaca
2 Menit Baca
TANAH DATAR, kabarberita.asia – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun bernama Fauzan. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilaporkan hilang tenggelam saat asyik berenang di tepian Danau Singkarak, tepatnya di kawasan Tangah XX Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, pada Senin (23/3/2026).
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi penemuan jasad korban tersebut. Ia menyatakan bahwa operasi pencarian yang telah digelar sejak siang hari resmi ditutup begitu jasad Fauzan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
"Laporan kejadian pertama kali kami terima pada pukul 13.10 WIB dari Camat Batipuh Selatan. Dari informasi tersebut, korban diketahui sedang mandi-mandi di pinggiran danau sekitar pukul 12.30 WIB sebelum akhirnya dilaporkan hilang tenggelam," jelas Abdul Malik dalam keterangan resminya, Senin sore.
Merespons laporan darurat tersebut, Unit Siaga SAR Tanah Datar langsung menerjunkan enam personel menuju titik lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP). Meski jarak tempuh dari unit siaga menuju lokasi mencapai sekitar 50 kilometer, tim gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan penyisiran intensif hingga akhirnya jasad korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi penemuan jasad korban tersebut. Ia menyatakan bahwa operasi pencarian yang telah digelar sejak siang hari resmi ditutup begitu jasad Fauzan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
"Laporan kejadian pertama kali kami terima pada pukul 13.10 WIB dari Camat Batipuh Selatan. Dari informasi tersebut, korban diketahui sedang mandi-mandi di pinggiran danau sekitar pukul 12.30 WIB sebelum akhirnya dilaporkan hilang tenggelam," jelas Abdul Malik dalam keterangan resminya, Senin sore.
Merespons laporan darurat tersebut, Unit Siaga SAR Tanah Datar langsung menerjunkan enam personel menuju titik lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP). Meski jarak tempuh dari unit siaga menuju lokasi mencapai sekitar 50 kilometer, tim gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan penyisiran intensif hingga akhirnya jasad korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Bagikan Artikel Ini: